Selasa, 30 September 2014

Penggunaan Silicon

Tidak ada komentar :


Apa itu silicon?
 

A.  Pengertian
Silikon adalah polimer non organik yang bervariasi, dari cairan, gel, karet, hingga sejenis plastik keras. Beberapa kareateristik silikon, tak berbau, tak berwarna, kedap air, serta tak rusak terhadap bahan kimia dan proses oksidasi, tahan terhadap suhu tinggi serta tidak dapat menghantarkan listrik. Pertama kalai digunakan untuk membuat lem, pelumas, katup jantung buatan hingga implan payudara.

B. Macam-Macam Silikon
1. Silikon Cair
Silikon cair yang umumnya silikon industri, biasa digunakan untuk pelapis mesin, pelumas mesin, peralatan rumah tangga, dot bayi serta penambal akuarium.
2. Silikon Gel
Silikon gel adalah campuran silikon padat dan cair yang dibungkus dengan lembar silikon, biasanya digunakan mengisi implan payudara.
3. Silikon Padat
Silikon padat terdiri atas lembar silikon atau bentuk implan jadi buatan pabrik, digunakan untuk keperluan tertentu seperti protesis katup jantung, testis tiruan serta implan hidung dan pipi.

C. Penggunaan Silikon
Memiliki penampilan fisik yang cantik merupakan idaman semua wanita. Tak heran, banyak cara yang dilakukan untuk mendapatkannya. Salah satunya mengubah bentuk salah satu organ tubuh agar lebih menarik.
Sayang, terkadang cara yang dilakukan tidak aman, misalnya menggunakan suntik silikon. Melakukan suntik silikon tidak direkomendasikan secara medis. Metode itu bisa menimbulkan reaksi alergi. Bentuknya bisa bermacam-macam. Mulai dari kulit memerah hingga memicu kanker. Alhasil, bukan cantik yang didapatkan, tapi malapetaka.
Dokter spesialis bedah Riswan Joni mengatakan, penggunaan suntik silikon atau silikon cair tidak direkomendasikan secara medis. Apalagi dilakukan orang bukan ahlinya seperti di salon-salon. “Itu sangat berbahaya. Silikon cair biasanya digunakan untuk melemaskan mesin. Fungsinya seperti pelumas. Bayangkan jika itu masuk ke tubuh manusia,” ujarnya di Rumah Sakit Mayang Medical Center (MMC).
Menurut dia, suntik silikon cair bisa mengakibatkan perubahan bentuk tubuh yang tidak sesuai yang diinginkan. Selain itu, silikon cair juga bisa menyebabkan infeksi terus-menerus, bagian tubuh yang disuntik mengeras, bahkan membatu. “Hasilnya sering kita lihat, kulit memerah hingga meradang. Jika berlanjut, bisa jadi kanker,” katanya.
Malah untuk mengeluarkan kandungan silikon cair lebih sulit daripada memasukkannya ke dalam tubuh karena mudah menyebar tidak hanya pada daerah yang disuntik. “Silikon cair juga tidak bisa diambil kembali dari jaringan secara menyeluruh. Dan bila sudah mengakibatkan gangguan, akan sulit disembuhkan dan biaya penyembuhannya sangat mahal," jelasnya.
Sebenarnya, untuk tujuan tersebut, dunia kedokteran saat ini menggunakan silikon padat. Metode itu lebih aman dan tidak menjadi benda asing dalam tubuh serta sudah diuji secara ilmiah. “Biasanya yang melakukannya dokter bedah plastik,” katanya.
Silikon memang bermacam-macam. Pertama, silikon cair yang memang banyak digunakan di salon untuk memperbesar payudara dan mengubah bentuk wajah. Cara itu jelas tidak aman. “Ini hanya digunakan untuk industri,” ucapnya.
Kedua, silikon gel. Silikon itu merupakan campuran antara silikon padat dan bentuk cair, digunakan sebagai bahan pengisi implan payudara; dibungkus menggunakan lembar silikon (silicones sheet) berbentuk suatu kantong (silicones bag).
Ketiga, silikon padat. Terdiri atas lembar silikon untuk pembungkus implan payudara, bentuk blok, atau bentuk implan jadi (buatan pabrik) untuk suatu kegunaan tertentu (misal protesis katup jantung, testis tiruan, implan hidung dan pipi, dsb). ”Ini lebih aman dimasukkan dalam tubuh manusia dan teruji secara ilmiah,” ujarnya.
Untuk mmelakukan perubahan bentuk tubuh demi tujuan rekontruksi maupun estetik, yang dianjurkan adalah penggunaan silikon padat. Yang melakukannya harus ahlinya melalui operasi bedah plastik.

D. Dampak penggunaan Silikon
Bahaya dari Silikon
Tapi tahukah Anda, ada bahaya mengintai dibalik silikon yang disuntikkan dalam organ tubuh manusia. Banyak dokterterkemuka telah memperingatkan efek samping dari suntik silikon, apalagi, jikasuntik silikon bukan dilakukan oleh petugas medis yang profesional.
Seperti diakui oleh seorang dokter, dari American Society of Plastic Surgeons, Dr Malcolm Z Roth, bahwa saat ini banyakmuncul suntikan silikon ilegal, yang sedang dikelola oleh praktisi yang tidakmemenuhi syarat. Dikenal dengan sebutan 'pumping parties', kegiatan ini sangatberisiko karena menggunakan pelarut lemak berbahaya.
Adayang menggunakan untuk menyuntikkan pada wajah,bibir, tulang pipi, dagu ataupayudara. Seringkali pula digunakan untuk meningkatkan volume bokong.
Ekonomi yang lemah telahmemicu terjadinya peningkatkan konsumen suntik silikon. Mereka tidak mampumembayar dengan harga mahal untuk mendapatkan botoks dan akhirnya memilih untukmendapatkan suntik silikon.
Ironisnya, dalam beberapa kasus pasientahu betul itu bukan dokter, tetapi, mereka merasa tidak mampu untukpergi ke dokter bedah plastik bersertifikat yang sah, mereka lebih memilihjalan pintas”.
Efek Samping Silikon
Dr Angel Coz, spesialis perawatan paru di Henry Ford Hospital di Detroit juga mengatakanefek samping yang bisa membahayakan nyawa manusia. Ia menjelaskan pernahmenerima satu pasien dalam kondisi gawat setelah menerima suntik silikon dibagian bokong. Dia mengatakan wanita 30 tahun tiba di ruang gawatdarurat rumah sakit dalam kondisi kehabisan napas dan batuk darah.
Pelarut lemak yang digunakan untuk membuat silikondengan cepat melakukan perjalanan ke paru-parunya, menyebabkan gumpalan yangdikenal dengan 'sindrom emboli silikon'. Bersyukur, wanita itu bisadiselamatkan, setelah pengobatan dengan steroid. Ada dua jenis efek samping yang dapat terjadi akibatsuntikan silikon. Kerusakan paru-paru adalah salah satunya. Risiko lain adalahbisa menyebabkan kerusakan pada otak. Risikoitu bisa menyebabkan potensi kematian 20 persen jika menyerang paru-paru. Tapi, yang lebihberbahaya lagi, risiko kematian 100 persen jika menyerang otak. Rata-rata pasien yang meninggal, telah menerima suntikan di bagian bokong.
"Setiap pasien harus waspada dan selalu mempertimbangkan denganmatang untuk setiap prosedur kosmetik yang akan mereka lakukan

E. Hukum Penggunaan Silikon
Meski upaya mempercantik diri dan membentuk tubuh ideal menjadi hak asasi semua manusia, masih banyak upaya mencapai hal tersebut dengan cara keliru. Salah satunya adalah penggunaan implan atau suntikan silikon cair yang di dunia kedokteran sendiri sudah dilarang.
Hanya satu kata untuk penggunaan silikon cair yaitu HARAM, dan BOLEH jika menggunakan silikon padat. Itu sudah berlaku bagi dunia kedokteran di seluruh dunia,” kata spesialis bedah plastik RS Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Dr. Teddy O.H. Prasetyono, Sp.B.K.

Udah tau apa itu silicon,macam,hokum dan dampaknya kan? Kalu gitu hindari menggunakan silicon kalau hanya untuk hal yang nantinya akan merugikan dirimu nanti ^_^

Tidak ada komentar :

Posting Komentar